AlamKu Tersisih
Aku dulu dilahirkan di alam yang permai
Dibuai dalam lindungan alam yang indah
Yang selalu mengingatkan aku pada bumi pertiwi
Selalu bersenandung rindu dalam dekapan alam
Semua kini telah dalam pandangan
Entah ke mana dan menjadi apa alam yang ku kenang dulu
Bagai ditelan dalam rakusnya manusia jahanam
Yang tiada belas kasihan dalam hidupnya
Selalu terasa pedih di hati ini
Tersayat sembilu dalam jiwa-jiwa yang kerdil
Terluka dan terobek sampai ke dalam sanubari
Tiada berbekas akan sakitnya hati
Kemana kan kucari lagi
Indahnya alam yang telah melahirkanku
Kemana aku mengadu untuk kembalinya alam permaiku
Semua telah gersang tanpa kendali dan Manusiapun tinggal menuai bencana
Kutunggu manusia-manusia baru untuk berkarya
Tiada akal yang bisa menggapai
Entah kapan akan kembali
Alam yang tersenyum manis dan selalu bersemi
Aku dulu dilahirkan di alam yang permai
Dibuai dalam lindungan alam yang indah
Yang selalu mengingatkan aku pada bumi pertiwi
Selalu bersenandung rindu dalam dekapan alam
Semua kini telah dalam pandangan
Entah ke mana dan menjadi apa alam yang ku kenang dulu
Bagai ditelan dalam rakusnya manusia jahanam
Yang tiada belas kasihan dalam hidupnya
Selalu terasa pedih di hati ini
Tersayat sembilu dalam jiwa-jiwa yang kerdil
Terluka dan terobek sampai ke dalam sanubari
Tiada berbekas akan sakitnya hati
Kemana kan kucari lagi
Indahnya alam yang telah melahirkanku
Kemana aku mengadu untuk kembalinya alam permaiku
Semua telah gersang tanpa kendali dan Manusiapun tinggal menuai bencana
Kutunggu manusia-manusia baru untuk berkarya
Tiada akal yang bisa menggapai
Entah kapan akan kembali
Alam yang tersenyum manis dan selalu bersemi
combine from http://puisiwebs.blogspot.co.id/2014/03/puisi-keindahan-alam-terbaru.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar